Jumat, 07 Juni 2019

Puisi

T-zee
06-06-19

Aku ingin

Aku ingin...
Mengajakmu mencintai taman
Memetik bunga waktu
Yg tertanam masa lalu
Menyemai tunas harapan
Lalu tumbuh subur
Mengikuti pertumbuhan
Pertamanan prasaan

Aku ingin...
Mengajakmu mewadahi
Kata-kata yg mengaduh
Jatuh
Bersama awan
Juga menjemput kupu-kupu tuhan
Pada setangkai bunga
Tanpa kepedihan

Aku ingin...
Merebahkan raga
Dipelukan
Seusai mencari hati
Berbuah rasa yg pasti
Lalu mengutip kicauan burung awan
Tanda akan ketenangan

Aku ingin...
Menjadi pesan cinta tuhan
Menulis puisi-puisi kecil
Menjelang magrib
Lalu,
Meminum segelas teh
Yg dibuat
Aku harap
Itu hangat yg kau buat
Diakhir waktu matahari
Akan terlelap

Aku ingin...
Mendekapmu dengan erat
Spt aku mendekap al-quran
Dengan kuat
Tapi,
Ada suatu ikat
Yg tak bisa ku ubah
Apalagi ku perbuat
Sayang...

Aku hanya ingin...
Butuh keajaiban...
Perjalanan

Senin, 03 Juni 2019

Puisi malam minggu

Merenung seperti gunung
Mengurai janji diatas gurun
Jejak-jejak yg tertinggal, diterpa angin kan hilang
Tp akan kukenang.

Janji-janji ku telan
Bak vitamin C aku kecanduan.
Tp kelama-lamaan, baru kurasa
Bahwa ia tak sehat dan  menyakitkan.

Janjimu kau ingkari
Mulut harimaumu menerkam mangsa lagi
Puas!
Saya kira kau belum puas.
Racun yg kau beri belum terasa dalam tubuh yg baru lagi.

Kusakit akibat racunmu
Kuminum penawar racun
Hilang sudah!
tp tetap terbayang racunnya.

Huah! 
Aku benci, alasanmu dulu
Saat mau pergi.
Tp hei lihat!
Sekarang kau meminum racunmu sendiri
Huhuhuhu...
Tinggal menunggu waktu saja
Kau kan terasa tersakiti.

Happy satnight